OSO Securities: IHSG Cenderung Alami Tekanan

OSO Securities: IHSG Cenderung Alami Tekanan

OSO Securities - detikFinance
Senin, 27 Jan 2014 09:18 WIB
Jakarta - Akhir pekan kemarin (24/01) IHSG akhirnya mengalami koreksi setelah menguat dalam empat hari berturut-turut. IHSG ditutup melemah ke level 4,437.34 atau turun 1.30% sebanyak 58.69 poin. Penurunan tersebut seiring dengan menurunnya bursa global pada hari sebelumnya. Selain itu pelemahan yang terjadi di BEI karena investor merespon data ekonomi China, yakni HSBC Manufacturing PMI China. Sektor yang memimpin pelemahan IHSG adalah sektor aneka industri yang melemah sebesar 3.34%. Sementara itu, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp285 miliar.

Pada akhir pekan bursa Wall Street ditutup kembali terkoreksi signifikan, di mana Indeks Dow Jones turun sebesar 1,96% ke 15,879.11, Indeks S&P turun 2,09% menjadi 1,790.29 dan indeks Nasdaq juga turun 2,15% ke level 4,128.17. Pelemahan bursa AS didorong pelemahan data manufaktur China yang mengalami kontraksi yang membuat investor melakukan aksi jual. Di samping itu, investor tengah menunggu rilis kinerja keuangan emiten pada kuartal IV 2013.

Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak variatif cenderung akan kembali mengalami tekanan seiring pelemahan bursa Global. Secara teknikal, IHSG membentuk black marubozu dan berada di bawah area upper bolingger bands. Indikator MACD bergerak mendatar dengan histogram negatif memendek, indikator stochastic berada di area overbought dan telah membentuk dead cross. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support di level 4,390 dan resistance di level 4,497.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads