Sebelumnya pemodal asing sejak awal tahun ini sudah mencatatkan nilai pembelian bersih Rp 23,6 triliun yang mendorong penguatan HSG hampir 13% ke posisi 4.821 (19/3). Nilai tukar rupiah atas dolar AS kemarin ikut melemah 0,8% di Rp 11.407 dari sebelumnya di Rp 11.313.
Pasar mencemaskan terjadinya pengetatan likuiditas di emerging market akibat arus balik dana global menyusul rencana The Fed menaikkan tingkat bunganya tahun depan. The Fed juga melanjutkan pengurangan stimulus sebesar US$ 10 miliar menjadi US$ 55 miliar per bulan (QE3). Langkah The Fed tersebut memicu penguatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang kawasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi dengan support di 4.666 dan resisten di 4.730 berpeluang rebound dipicu aksi beli selektif atas sejumlah saham unggulan mengantisipasi rencana pembagian dividen.
(dnl/dnl)











































