Membaiknya perkembangan makro ekonomi Indonesia sementara sejumlah negara emerging market lainnya menghadapi problem ekonomi politik menjadi salah satu pemicu masuknya dana asing sepanjang 1Q14. Rasio defisit transaksi berjalan terhadap PDB Indonesia bergerak dalam tren turun dari 3,8% di 3Q13 menjadi 2% (4Q13), sedangkan kinerja emiten sektoral masih sesuai dengan perkiraan pasar.
Memasuki perdagangan awal April ini, penguatan IHSG diperkirakan berlanjut meskipun dibayangi dengan aksi ambil untung. Dari domestik pasar tengah menanti data inflasi Maret dimana Bank Indonesia (BI) memperkirakan naik 0,1%. Sementara Wall Street tadi malam melanjutkan penguatannya dipicu komentar Yellen yang memberikan ruang bagi kebijakan stimulus untuk menopang pertumbuhan ekonomi. IHSG hari ini diperkirakan bergerak dengan support di 4690 dan resisten menguji 4810 cenderung menguat.
(ang/ang)











































