Beralih ke bursa saham Eropa, Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,2% ke level 334,3. Bursa saham Eropa kembali menguat dipicu oleh aksi investor yang menanti data ekonomi Eropa dan AS yang akan dikeluarkan pekan ini. Khususnya adalah laporan pekerja yang akan mempengaruhi ekspektasi tingkat suku bunga acuan di AS.
Pernyataan Ketua Federal Reserve Janet Yellen untuk tetap melanjutkan dukungan terhadap ekonomi memberikan dampak positif terhadap bursa saham negara berkembang. Indeks MSCI Emerging Market naik sebanyak 0.9% ke level 993.33. selain itu, ketegangan Rusia dan Ukraina yang berangsur pulih dan membaik menjadi faktor pendukung terhadap optimisme investor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hampir seluruh sektor mengalami kenaikan di IHSG BEI. Sektor perkebunan naik 1,59%, industri lainnya naik 1,57%, dan sektor finansial menanjak 1,27%. Sektor infrastruktur naik 1,17% dan sektor perdagangan menguat 0,95%. Sedangkan sektor barang konsumer naik 0,89%, manufaktur 0,76%, pertambangan 0,8%, dan konstruksi menguat 0,18%. Hanya sektor industri dasar yang turun sebesar 0,3%.
Lima saham top gainer adalah BBCA menguat sebanyak 2,42%, ASII 1,72%, UNVR menguat 1,92%, TLKM menguat 1,84%. Sedangkan BBRI naik 1,32%. Sedangkan saham bluechip yang sedang mengalami penurunan antara lain INTPturun 1,79%, BSDE 2,39%, MAPI 4,94%, BMTR turun 1,47%, dan ASRI yang turun 4,03%.
IHSG Cenderung Menguat (Range : 4,730Γ’β¬β4,815). IHSG mampu ditutup menguat pada perdangan kemarin berada di level 4,768. Penguatan indeks di atas 4,735 memberikan peluang untuk dapat mengakhiri masa konsolidasi selama sepekan terakhir dan bergerak menuju resistance level 4,790 hingga 4,815. Stochastic mendukung adanya peluang penguatan dengan mengalami bullish crossover. Namun jika indeks berbalik melemah maka berpotensi menguji support level IDR 4,730. Hari ini diperkirakan indeks berada pada kecenderungan menguat.
(dru/dru)











































