Kiwoom Securities: Adanya Aksi Jual Asing Memberi Sinyal Negatif

Kiwoom Securities: Adanya Aksi Jual Asing Memberi Sinyal Negatif

- detikFinance
Selasa, 29 Apr 2014 08:38 WIB
Kiwoom Securities: Adanya Aksi Jual Asing Memberi Sinyal Negatif
Jakarta - Relatif naiknya Dow Jones serta pasar dunia diharapkan dapat memperbaiki sentimen. IHSG mengalami tekanan setelah gagal bertahan di sekitar level psikologis 4,900 kemarin. Serta, mulai adanya aksi jual asing masih memberi sinyal yang negatif. Sehingga, kami memperkirakan IHSG masih akan berada di area yang negatif hari ini.


ASII – Kinerja 1Q 2014

PT Astra International (ASII) membukukan kenaikan laba bersih 1Q 2014 sebesar 9.7%Yoy menjadi Rp 4.72 Triliun Vs Rp 4.31 Triliun pada 1Q 2013 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan bersih sebesar 6.7%Yoy menjadi Rp 49.82 Triliun Vs Rp 46.67 Triliun pada 1Q 2013 lalu. ASII membukukan kenaikan laba kotor sebesar 15.9%Yoy menjadi 9.39 Triliun pada 1Q 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 

BBCA – Kinerja 1Q 2014

PT Bank Central Asia (BBCA) membukukan kenaikan laba bersih 1Q 2014 sebesar 26.7%Yoy menjadi Rp 3.66 Triliun Vs Rp 2.89 Triliun pada 1Q 2013. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 26.5%Yoy menjadi Rp 7.63 Triliun pada 1Q 2014. Laba operasional tercatat naik 33.2%Yoy menjadi Rp 4.71 Triliun. Posisi CAR tercatat sebesar 17.67% pada 1Q 2014 (16.59% pada 1Q 2013) dengan NPL Gross tercatat sebesar 0.47% (0.41% pada 1Q 2013), ROE 22.31% (21.72% pada 1Q 2013), dan LDR 77.11% (71.1% pada 1Q 2013).

 

BJTM – Kinerja 1Q 2014

PT BPD Jawa Timur (BJTM) membukukan kenaikan laba bersih 1Q 2014 sebesar 43.1%Yoy menjadi Rp 312.19 Miliar Vs Rp 218.18 Miliar pada 1Q 2013. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 30%Yoy menjadi Rp 712.59 Miliar pada 1Q 2014. Laba operasional tercatat naik 40%Yoy menjadi Rp 419 Miliar. Posisi CAR tercatat sebesar 22.47% pada 1Q 2014 (24.74% pada 1Q 2013) dengan NPL Gross tercatat sebesar 3.63% (3.15% pada 1Q 2013), ROE 24.41% (18.52% pada 1Q 2013), dan LDR 80.43% (73.34% pada 1Q 2013).

 

BMRI – Kinerja 1Q 2014

PT Bank Mandiri (BMRI) membukukan kenaikan laba bersih 1Q 2014 sebesar 14.4%Yoy menjadi Rp 4.92 Triliun Vs Rp 4.3 Triliun pada 1Q 2013. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 18.5%Yoy menjadi Rp 9.83 Triliun pada 1Q 2014. Laba operasional tercatat naik 15.3%Yoy menjadi Rp 6.46 Triliun. Posisi CAR tercatat sebesar 16.15% pada 1Q 2014 (17.04% pada 1Q 2013) dengan NPL Gross tercatat sebesar 1.76% (1.9% pada 1Q 2013), ROE 24.56% (24.26% pada 1Q 2013), dan LDR 86.61% (80.95% pada 1Q 2013).

 

NISP – Kinerja 1Q 2014

PT Bank OCBC NISP (NISP) membukukan kenaikan laba bersih 1Q 2014 sebesar 38.2%Yoy menjadi Rp 341.3 Miliar Vs Rp 246.9 Miliar pada 1Q 2013. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 27.8%Yoy menjadi Rp 906.6 Miliar pada 1Q 2014. Laba operasional tercatat naik 38.3%Yoy menjadi Rp 455.4 Miliar. Posisi CAR tercatat sebesar 19.92% pada 1Q 2014 (16.61% pada 1Q 2013) dengan NPL Gross tercatat sebesar 0.76% (0.8% pada 1Q 2013), ROE 10.1% (11.18% pada 1Q 2013), dan LDR 91.95% (84.7% pada 1Q 2013).

 

TLKM – Kinerja 1Q 2014

PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) membukukan kenaikan laba bersih 1Q 2014 sebesar 4.9%Yoy menjadi 3.65 Triliun Vs 3.48 Triliun pada 1Q 2013 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 8.7%Yoy menjadi 21.25 Triliun Vs 19.54 Triliun pada 1Q 2013 lalu. TLKM membukukan kenaikan laba operasi sebesar 3.4%Yoy menjadi 6.98 Triliun pada 1Q 2014.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads