BUMI – Rencana rights issue
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ISAT – Refinancing utang
PT Indosat (ISAT) melakukan refinancing atas utang yang jatuh tempo tahun ini senilai Rp 2.44 Triliun. Sebelumnya ISAT telah memperpanjang utang kepada PT Bank Central Asia (BBCA) senilai Rp 1.5 Triliun yang jatuh tempo pada 10 Februari lalu. Utang tersebut diperpanjang 1 tahun dengan jatuh tempo 10 Februari 2015 namun ISAT harus menanggung bunga 1-month JIBOR+2.25% dari sebelumnya 1-month JIBOR+2%. ISAT juga tercatat memiliki pinjaman dalam mata uang asing senilai Rp 843.41 Miliar yang akan jatuh tempo tahun ini, sekitar 34.6% dari total utang yang jatuh tempo tahun ini. Manajemen berencana mengubah pinjaman valas menjadi pinjaman Rupiah.
SMCB – Refinancing utang
PT Holcim Indonesia (SMCB) tengah mencari pinjaman sekitar Rp 1.5 Triliun dalam rangka refinancing utang. Pinjaman tersebut akan direalisasikan pada 2H 2014. SMCB tercatat memiliki utang senilai Rp 1.16 Triliun yang akan jatuh tempo pada November 2014. Selain untuk refinancing utang, SMCB juga membutuhkan dana untuk pengembangan usaha seperti membangun pabrik Tuban 2, pabril silo, serta untuk mendukung biaya pemeliharaan tahunan.
SMMA – Rencana private placement
PT Sinar Mas Multiartha (SMMA) berencana akan menambah modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement dengan menerbitkan sebanyak 623.7 juta saham baru (10% saham) dan Nilainya diperkirakan mencapai Rp 2.1 Triliun. Pelaksanaan aksi korporasi ini dapat dilakukan tahun ini atau tahun depan. SMMA akan menggunakan dana hasil non-HMETD untuk modal kerja dan perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 13 Juni 2014.
(ang/ang)











































