Follow detikFinance
Jumat 09 May 2014, 08:22 WIB

Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat Terbatas

- detikFinance
Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat Terbatas
Jakarta - Pada perdagangan saham di BEI, IHSG ditutup berakhir di zona merah karena ditekan aksi jual investor. IHSG terkoreksi sebesar 0,02% atau kehilangan sebanyak 1,18 poin ke level 4.860,89. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5 triliun dengan 3 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp132 miliar, dengan volume transaksi jual mencapai 364,55 juta. Tercatat 126 saham naik, 198 saham melemah dan 84 saham stagnan.


Sedangkan bursa saham Asia justru sebaliknya, menguat dan berada di zona hijau yang dipicu oleh pernyataan dovish dari Janet Yellen serta data perdagangan China yang baik. Indeks Straits Times naik 0,32% ke level 3.246,88, indeks Shanghai menguat 0,26% ke level 2.015,27, indeks Hang Seng melonjak 90,86 0,42% ke level 21.837,12 dan indeks Nikkei melesat 0,92% menjadi 14.163,78. Pernyataan Yellen dan rilis data perdagangan China juga mendorong Indeks MSCI emerging market untuk mencatatkan penguatan sebesar 0,4% ke level 1.008,85.


Beralih ke bursa saham Amerika. Saham-saham di Wall Street ditutup bervariasi dengan Indeks DJIA yang berakhir naik (+0,20%) atau 32,43 poin ke level 16.570,97. Sedangkan indeks S&P 500 turun sebesar (-0,14%) atau 2,58 poin ke level 1.875,63, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq terkoreksi sebesar (-0,40%) atau 16,18 poin ke level 4.051,50. Pelemahan pada saham-saham sektor teknologi disebabkan oleh beberapa tekanan jual di tengah kekhawatiran tentang "overvaluation". Indeks S&P 500 sempat naik hingga dua poin dibawah rekor tertinggi sebelum akhirnya turun akibat berlanjutnya sell off saham teknologi dalam tiga hari beruntun.


Kemudian, dari sisi fundamental, Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan bahwa jumlah warga AS yang mengajukan aplikasi untuk mendapatkan tunjangan pengangguran baru berkurang sebanyak 26.000 menjadi 319.000 klaim pada pekan lalu, yang merupakan level terendah dalam sebulan. Namun penurunan tersebut kemungkinan lebih disebabkan oleh faktor musiman, dan bukan perubahan besar dalam tren perekrutan atau PHK.


Selanjutnya, pada perdagangan saham di Bursa Eropa berhasil mencatatkan penguatan untuk pertama kalinya dalam 5 hari setelah Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi menyatakan para pembuat kebijakan sedang menyiapkan aksi pada Juni. Pada penutupan bursa, Indeks Stoxx 600 naik 1,1% ke level 339,56

Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat Terbatas (Range : 4,830-4,895). Sempat bergerak menguat pada perdagangan kemarin, indeks akhirnya ditutup melemah tipis di level 4,860. Indeks juga sempat menguji resistance level 4,895. Stochastic yang bergerak cenderung menguat memberikan peluang bagi indeks untuk kembali menguji resistance level tersebut di atas. Namun jika indeks kembali melemah maka hal tersebut akan memperpanjang masa konsolidasinya selema lebih dari sepekan terakhir. Hari ini diperkirakan indeks fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed