PT Bank ICB Bumiputera (BABP) berencana menerbitkan 8.04 miliar lembar saham baru (59.5% saham) dengan harga penawaran Rp 100 per lembar. Dengan demikian total dana perolehan rights issue mencapai Rp 804.62 Miliar. Pemegang saham BABP, ICB Financial Group Holdings AG, telah menyetorkan dana senilai Rp 315 Miliar hingga akhir 2013 lalu. Dana tersebut akan dikonversi menjadi saham dalam proses rights issue. Oleh karena itu dana βbaruβ hasil rights issue hanya mencapai Rp 489.6 Miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BBKP β Rencana rights issue
PT Bank Bukopin (BBKP) berencana melakukan rights issue tahun depan, setelah PT Bosowa Corporindo menguasai 30% saham BBKP, untuk memperkuat struktur modal. Saat ini Bosowa tercatat memiliki 18.57% saham BBKP. Pada awal tahun ini BBKP telah menerbitkan 1.1 miliar lembar saham baru (harga penawaran Rp 660 per lembar) melalui proses rights issue, menyerap dana sebesar Rp 730.1 Miliar. Dana hasil
Β
CPIN & SIPD β Akuisisi peternakan unggas
PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) melalui anak usahanya, PT Charoen Pokphand Jaya Farm membeli peternakan unggas milik PT Sierad Produce (SIPD) di Curugbitung dan Maja, Lebak (Banten) senilai Rp 430 Miliar. Kini, CPIN memiliki 50 unit peternakan tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Tujuan akuisisi tersebut untuk meningkatkan kapasitas peternakan unggas dan langsung beroperasi sehingga berkontribusi pada produksi 2H 2014.
Β
PBRX β Ekspansi ke Vietnam
PT Pan Brothers (PBRX) menganggarkan Rp 400 Miliar untuk membangun pabrik baru di Vietnam. Pembangunan pabrik keempat ini merupakan kerjasama dengan perusahaan Vietnam yang direncanakan mulai beroperasi pada 4Q 2014. Penambahan pabrik bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi PBRX menjadi 90 juta garmen setara polo pada 2016. Total dana yang dialokasikan untuk pembangunan pabrik baru dan ekspansi ke Vietnam mencapai Rp 300 Miliar sedangkan sisanya Rp 100 Miliar disiapkan utnuk membiayai operasional pabrik di Vietnam dan pengembangan bisnis ritel.
Β
WTON β Bangun pabrik di Lampung
PT Wijaya Karya Beton (WTON) akan membangun pabrik beton di Bakauheni, Lampung Selatan. Pabrik ini nantinya akan menghasilkan bahan material bangunan seperti tiang pancang cylinder pile. WTON akan membangun dua jalur produksi cylinder pile diatas lahan seluas 26 hektare (Ha). Dengan dua jalur tersebut, WTON menargetkan dapat meningkatkan produksi sekitar 150,000 ton per tahun. Dana Rp 350 Miliar untuk tahap awal pembangunan pabrik dengan sebagian besar dari hasil IPO. Selain itu, WTON juga akan mengakuisisi lahan yang berisi bahan baku material produk di area seluas 41 Ha.
(ang/ang)











































