Mandiri Sekuritas: Indeks Masih Bisa Menguat

Mandiri Sekuritas: Indeks Masih Bisa Menguat

- detikFinance
Kamis, 12 Jun 2014 08:31 WIB
Jakarta - Pasar saham AS melanjutkan pelemahan, setelah Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global. Koreksi dialami indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar -0,60% dan indeks S&P500 sebesar -0,35%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham juga dipengaruhi oleh proyeksi terbaru Bank Dunia terhadap pelambatan ekonomi di berbagai belahan dunia. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh Nikkei 225 sebesar -0,80% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan -0,04%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak variatif. Harga minyak mentah WTI naik +0,08% ke level US$ 104,48 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi -0,01% ke posisi US$ 1.261,10 per troy ounce.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari dalam negeri, investor menanti rilis tingkat suku bunga acuan (BI Rate) yang sedianya akan diumumkan Bank Indonesia (BI) siang nanti. Di sisi lain, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dan aliran dana asing di pasar modal domestik masih menjadi faktor yang mempengaruhi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG).

Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas, kemarin IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks memasuki fase konsolidasi dan bergerak menguat serta membentuk white marubozu.

Hari ini indeks masih akan melanjutkan kenaikannya dan coba menguji resistance terdekat di 4.982. Indeks akan bergerak dikisaran support 4.950 dan resistance 4.982.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads