Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh data manufaktur Tiongkok yang mengalami kenaikan signifikan. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 yang menguat sebesar +0,46%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI turun -0,04% ke level US$105,30 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat +0,02% ke posisi US$1.326,80 per troy ounce.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, neraca perdagangan Indonesia di bulan Mei 2014 membukukan surplus US$69,9 juta. Meskipun, secara kumulatif neraca perdagangan Indonesia Januari - Mei 2014 masih mengalami defisit sebesar US$824 juta. Kedepan, perhatian investor tertuju pada rilis suku bunga acuan (BI Rate) dan hasil pemilihan presiden yang sudah di depan mata.
Sementara itu, Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengatakan jika IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks memasuki fase konsolidasi dan tertahan di EMA 50. Hari ini indeks masih akan bergerak mixed to up coba menguji resistance 4.891. Indeks akan bergerak di kisaran support 4.869 dan resistance 4.891.
(dnl/dnl)











































