Jakarta - Laju IHSG menjelang pelaksanaan Pemilu Presiden mampu melanjutkan kenaikannya dimana sesuai dengan skenario pertama kami, laju IHSG masih melanjutkan kenaikannya dengan asumsi mengesampingkan sentimen negatif yang ada sehingga mampu mengantarkan IHSG melewati skenario pergerakan jelang PilPres dimana IHSG akan bergerak di target resisten 4950-5000. Terlewatinya target resisten tersebut tak terlepas dari harapan pelaku pasar bahwa penyelenggaraan PilPres akan berlangsung dengan aman, lancar, damai, dan terkendali sehingga tidak akan menimbulkan kekhawatiran terhadap siapapun yang akan menang (meski masih dalam hitungan quick count). Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5050,56 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 5000,15 (level terendahnya) di pembukaan awal sesi 1 dan berakhir di level 5024,71. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Pada perdagangan Kamis (10/7) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4980-4985 dan resisten 5032-5048. Shooting star di atas upper bollinger band (UBB ). MACD bertahan naik dengan histogram positif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R masih melanjutkan kenaikannya. Laju IHSG mampu melewati kisaran target resisten (4995-5000) yang didukung besarnya minat beli. IHSG lebih memilih skenario I kami di mana masih melanjutkan kenaikan jelang PilPres namun, ada kemungkinan terjadi pembalikan arah karena telah ter-price in nya hasil PilPres sehingga tidak ada lagi bahan ekspektasi. Apalagi juga terdapat gap 4918-5008. Tetap mewaspadai potensi pembalikan arah.
(ang/ang)