Oso Securities: IHSG Cenderung Menguat Terbatas

Oso Securities: IHSG Cenderung Menguat Terbatas

- detikFinance
Senin, 11 Agu 2014 08:28 WIB
Oso Securities: IHSG Cenderung Menguat Terbatas
Jakarta - Akhir pekan kemarin, akhirnya IHSG ditutup di zona negatif setelah sempat menguat pada sesi 1. Aksi profit taking terjadi seiring kekecewaan pelaku pasar terhadap kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kian melambat serta kembalinya defist neraca perdagangan Indonesia. Sementara itu, China merilis data neraca perdagangan pada bulan Juli mengalami kenaikan surplus. Tercatat sebesar Rp3,1 triliun diperdagangkan di pasar regular dengan total nilai transaksi mencapai Rp3,81 triliun. Hampir seluruh indek sektoral mengalami koreksi kecuali 3 indeks sektoral lainnya, seperti: sector property (+0,51%), sektor perdagangan (+0,34) dan sektor infrastuktur (+0,02%). Pelaku pasar asing mencatat nett sell sebanyak Rp175 miliar.

Sementara itu, bursa Wall Street pada perdagangan akhir pekan ditutup menguat, di mana Indeks Dow Jones naik 1.13% ke level 16,553.93, Indeks S&P mengalami penguatan 1.15% menjadi 1,931.59 serta Indeks Nasdaq mengalami penguatan 0.83% menjadi 4,370.90. Positifnya data perdagangan internasional tiongkok yang merupakan salah satu mitra dagang AS serta rilisnya data ekonomi positif Nonfarm Productivity QoQ - Prel yang mengalami kenaikan menjadi 2.5% dari sebelumnya -4.5% membawa bursa Wall Street pada zona hijau. Di samping itu, penguatan juga didorong oleh meredanya ketegangan geopilitik di Ukraina setelah Rusia mengakhiri latihan militernya di perbatasan Ukraina.

Hari ini kami perkirakan IHSG bergerak variatif dengan kecenderungan dapat menguat terbatas. Secara teknikal, IHSG berada di area middle bollinger bands dan membentuk candle spinning top. Indikator MACD bergerak menurun dengan histogram negatif yang memanjang, indikator stochastic oscillator berada di area netral. Kami perkirakan IHSG akan berada pada kisaran support 5,000 dan resistance 5,110.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads