Penguatan rupiah kemarin sebesar 0,8% di Rp11728 turut menopang penguatan IHSG tercermin dari kenaikan saham-saham sektoral yang sensitif interest rate seperti perbankan, properti, infrastruktur, jasa konstruksi dan pendukungnya. Dana asing kembali masuk sebesar Rp409,6 miliar setelah selama sepekan kemarin mencatatkan penjualan bersih Rp847 miliar.
Sementara Wall Street tadi malam kembali melanjutkan tren penguatannya, meskipun dengan besaran yang lebih kecil dari kenaikan di sesi awal. Indeks DJIA setelah sempat menguat 60 poin lebih akhirnya ditutup hanya menguat 16 poin di 16569,98. Indeks S&P menguat 5,3 poin atau 0,28% di 1936,92. Penguatan terbatas dengan volume yang tipis mengindikasikan pasar masih mengkhawatirkan resiko geopolitik global terutama di Ukraina. Di sisi lain pasar mengantisipasi laba sejumlah perusahaan konsumsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ang/ang)











































