Jakarta - Meski meninggalkan utang gap di 5076-5088, laju IHSG masih nyaman berada di zona hijau. Padahal sejumlah laju bursa saham Asia kembali variatif cenderung melemah seiring respon pelaku pasar terhadap sentimen yang ada. Penilaian masih adanya potensi kenaikan lanjutan pada saham-saham konsumer membuat pelaku pasar masih memburu saham-sahm tersebut. Apalagi dibantu dengan menguatnya saham- saham konstruksi, infrastruktur, dan pertambangan sehingga membantu IHSG untuk tetap bertahan di zona hijau. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5144,01 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 5127,21 (level terendahnya) juga di awal sesi 1 dan berakhir di level 5132,40. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Pada perdagangan Rabu (12/8) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5105-5118 dan resisten 5143-5157. Shooting star dekati upper bollinger band (UBB ). MACD mencoba golden cross dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R melanjutkan kenaikannya. Laju IHSG mampu melewati target resisten (5121-5134) seiring masih maraknya aksi beli. Laju IHSG kembali meninggalkan utang gap 5113-5127 sehingga akan rawan pembalikan arah jika tidak didukung dengan sentimen positif. Tetap mewaspadai potensi-potensi sentimen yang dapat menahan laju IHSG.
(ang/ang)