Sedangkan dari eksternal fluktuasi indeks dipengaruhi melemahnya data ekonomi China yang keluar. Aktivitas manufaktur China Agustus menunjukkan perlambatan yang tercermin dari indeks China Flash HSBC Manufacturing PMI Agustus turun ke 50,3 di bawah ekspektasi 51,5. Sementara Wall Street tadi malam melanjutkan tren bullish menyusul positifnya data ekonomi AS yang keluar. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,36% dan 0,29% ditutup di 17039,49 dan 1992,37. Aktivitas manufaktur AS Agustus ini meningkat tercermin dari Flash Manufacturing PMI naik ke 58 dari estimasi 55,7. Penjualan rumah di AS Juli lalu meningkat 2,38% mencapai 5,15 juta unit tertinggi dalam sepuluh bulan terakhir. Positifnya data ekonomi AS membuat pasar optimis pertumbuhan ekonomi 3Q14 akan meningkat.
Pada perdagangan hari ini IHSG diperkirakan akan kembali melanjutkan tren penguatannya dibayangi dengan aksi ambil untung menyusul kondusifnya pasar saham global dan berakhirnya sengketa pilpres dengan ditolaknya gugatan Tim Merah Putih atas putusan KPU yang menetapkan Joko Widodo sebagai presiden terpilih 2014-2019. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support di 5170 dan resisten di 5250.
(ang/ang)











































