Mandiri Sekuritas: Indeks Cenderung Menguat

Mandiri Sekuritas: Indeks Cenderung Menguat

- detikFinance
Senin, 25 Agu 2014 08:38 WIB
Jakarta - Pasar saham AS melemah, menjelang rilis kebijakan baru The Fed. Pelemahan dialami indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar -0,22% dan indeks S&P500 sebesar -0,20%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh komentar Gubernur The Fed, Janet Yellen. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar +0,24%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan melemah -0,17%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI turun -0,64% ke level US$93,65 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat +0,47% ke posisi US$1.278,70 per troy ounce.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari dalam negeri, pelaku pasar menanti proses pembentukan kabinet Jokowi dan evolusi dukungan politik. Kedua hal itu akan menjadi kunci utama bagi sebuah pemerintahan yang efektif dalam mendorong reformasi struktural.

Di sisi lain, kami meyakini defisit neraca berjalan (CAD) akan melunak sepanjang semester II/2014 mencapai 3,1% terhadap GDP 2014, yang diikuti oleh kondisi politik yang stabil sehingga memudahkan pemerintahan baru untuk mendorong reformasi struktural.

IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak mixed to down. Jangka pendek indeks membentuk flag pattern. Pola tersebut menginformasikan continuation pattern. Hari ini Indeks masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat coba menguji target teoritis flag pattern di level 5.390 / 5.400. Indeks bergerak di kisaran support 5.182 dan resistance 5.219.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads