Kiwoom Securities: IHSG Bergerak Cenderung Melemah

Kiwoom Securities: IHSG Bergerak Cenderung Melemah

- detikFinance
Jumat, 29 Agu 2014 08:23 WIB
Kiwoom Securities: IHSG Bergerak Cenderung Melemah
Jakarta - Relatif turunnya bursa dunia dapat memberi sentimen yang negatif. IHSG masih dapat melanjutkan penguatan didukung oleh berlanjutnya minat beli asing kemarin. Akan tetapi, adanya beberapa level resistance masih berpeluang menghambat kenaikan ini. Oleh karena itu, kami memperkirakan IHSG akan bergerak cenderung melemah hari ini.


BRAU – Kinerja 1H 2014

PT Berau Coal Energy (BRAU) membukukan penurunan rugi bersih 1H 2014 sebesar 4.1%Yoy menjadi US$ 44.4 Juta Vs US$ 46.3 Juta pada 1H 2013 lalu. BRAU mencatat penurunan pendapatan sebesar 2.2%Yoy menjadi US$ 705.7 Juta. Naiknya biaya menekan kinerja laba operasi yang turun 35.5%Yoy menjadi US$ 72.4 Juta. Kinerja rugi bersih yang turun 4.1%Yoy ditopang oleh turunnya biaya keuangan menjadi US$ 68.36 Juta pada 1H 2014 Vs US$ 87 Juta pada 1H 2013 lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KIJA – Kinerja 1H 2014

PT Jababeka (KIJA) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2014 sebesar 27.2%Yoy menjadi Rp 425.19 Miliar Vs Rp 336.21 Miliar pada 1H 2013 lalu kendadi membukukan penurunan penjualan dan pendapatan jasa sebesar 4.2%Yoy menjadi Rp 1.4 Triliun pada 1H 2014. Laba operasi tercatat 21.9%Yoy menjadi Rp 482.02 Miliar pada 1H 2014.

MDLN – Kinerja 1H 2014

PT Modernland Realty (MDLN) membukukan penurunan laba bersih 1H 2014 sebesar 6.2%Yoy menjadi Rp 514.95 Miliar Vs Rp 549.2 Miliar pada 1H 2013 lalu kendati membukukan kenaikan pendapatan sebesar 72.3%Yoy menjadi Rp 1.79 Triliun. MDLN membukukan kenaikan laba operasi sebesar 20.1%Yoy menjadi Rp 783.8 Miliar pada 1H 2014. Turunnya kinerja laba bersih diakibatkan oleh kenaikan beban keuangan sebesar 173.8%Yoy menjadi Rp 201.87 Miliar pada 1H 2014 Vs Rp 73.7 Miliar pada 1H 2013 lalu.

PGAS – Fasilitas pinjaman

PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) meraih pinjaman sindikasi senilai US$ 650 Juta. Pinjaman bertenor lima tahun senilai US$ 590 Juta dari dalam negeri dengan bunga LIBOR plus 2.25% dan US$ 60 Juta sisanya dari luar negeri dengan LIBOR plus 2%. Fasilitas pinjaman berasal dari sindikasi bank, Australian and New Zealand (ANZ) Banking Group Ltd, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd (BTMU), dan Citigroup Global Markets Singapore Pte. Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan PGAS untuk mengembangkan bisnis gas bumi.

TLKM – Proyek kabel laut

PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) melalui anak usahanya, PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) akan menginvestasikan dana sebesar US$ 400 Juta untuk menggarap tiga proyek infrastruktur telekomunikasi global. Dana tersebut setara 40% dari total investasi yang mencapai US$ 1 Miliar. Tiga proyek infrastruktur jaringan telekomunikasi global adal sistem kabel laut luar negeri dengan jalur South East Asia-Middle East-Western Europe 5 (SEA-ME-WE5), sistem kabel laut jalur South East Asia-United States (SEA-US) dan jaringan Indonesia Global Gateway (IGG). TLKM akan mengandalkan kas internal dan eksternal untuk membiayai tiga mega proyek tersebut.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads