(ang/ang)
Waterfront Securities: IHSG Berpotensi Melemah
Jumat, 26 Sep 2014 08:28 WIB
Jakarta - IHSG pada perdagangan Kamis 25 September 2014 ditutup menguat 0,53% pada level 5201. Sektor keuangan menyumbangkan penguatan terbesar. Investor asing melakukan net sell senilai Rp553,1 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah akibat membaiknya data ekonomi AS menimbulkan kecemasan akan waktu kenaikan suku bunga The Fed lebih cepat. Dollar AS menguat pada level tertinggi selama empat tahun terakhir akibat membaiknya data ekonomi AS yang mendorong spekulasi makin dekatnya potensi kenaikan suku bunga The Fed. Data initial claims pekan lalu menunjukkan jumlah klaim pengangguran yang lebih rendah dari estimasi, meskpunmengalami kenaikan dibandingkan pekan sebelumnya. Data durable orders bulan Agustus turun 18,2%, dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 22,5%. Namun data durable orders tanpa transportasi mengalami kenaikan sebesar 0,7% dari bulan sebelumnya yang turun 0,5%. Koreksi indeks juga dipicu oleh pelemahan harga saham Apple. Nanti malam akan dirilis data pertu mbuhan ekonomi AS pada triwulan II yang diperkirakan sebesar 4,6% atau lebih tinggi dari estimasi sebelumnya 4,2%. Estimasi yang memprediksi kenaikan suku bunga The Fed akan naik pada bulan Juli meningkat menjadi 56% dari 52%.Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak cenderung melemah. IHSG akan berada di kisaran level 5160-5220. Rekomendasi: BSDE, BBTN, BBNI, SMRA, JSMR, UNTR, AKRA, BBRI.
(ang/ang)
(ang/ang)











































