Kiwoom Securities: Momentum Penguatan IHSG Belum Kuat

Kiwoom Securities: Momentum Penguatan IHSG Belum Kuat

- detikFinance
Jumat, 26 Sep 2014 08:32 WIB
Kiwoom Securities: Momentum Penguatan IHSG Belum Kuat
Jakarta - Melemahnya Dow Jones dan bursa dunia dapat memberi tekanan. IHSG bergerak di kisaran positif setelah menyentuh level support sehari sebelumnya. Akan tetapi, adanya pola doji dan aksi jual asing mengindikasikan belum cukup kuatnya momentum kenaikan. Maka, kami memperkirakan IHSG akan bergerak di area yang negatif hari ini.


BUMI – Tunda Rights Issue

PT Bumi Resources (BUMI) menunda rencana penerbitan 12.6 miliar lembar saham baru dengan target dana perolehan mencapai Rp 3.1 Triliun (sekitar US$ 275 Juta) karena melihat peluang kerjasama dengan para kreditor. Dana hasil rights issue tersebut rencananya akan dialokasikan untuk pembayaran utang. Dalam prospektusnya BUMI berencana menerbitkan 32.1 miliar lembar saham baru dengan harga penawaran Rp 250 per lembar (target dana perolehan Rp 8 Triliun).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 

ISAT – Pinjaman baru

PT Indosat (ISAT) mendapat pinjaman bilateral senilai US$ 400 Juta yang akan didapat dalam waktu dekat. Dana tersebut akan dialokasikan untuk refinancing guaranteed notes senilai US$ 650 Juta yang akan jatuh tempo pada 29 Juli 2020 dengan beban bunga 7.375% per tahun. Selain pinjaman bank, ISAT juga tengah memproses emisi obligasi berkelanjutan senilai Rp 2.5 Triliun yang akan diterbitkan akhir tahun ini.

 

MPMX – Ekspansi pabrik

PT Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) berencana membangun satu pabrik pembuatan dan pengemas pelumas kendaraan di wilayah Jawa Barat dengan nilai pembangunan diperkirakan sekitar Rp 340-390 Miliar. Pabrik baru MPMX akan memiliki kapasitas produksi sebesar 100,000 kilo liter oli dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan kapasitas produksi perseroan saat ini sebesar 45,000 kilo liter. Produk akan dipasarkan dengan merek Federal Oil. Manajemen MPMX mengungkapkan pembeliah tanah seluas 4 Ha di Jawa Barat sedang dalam tahap finalisasi dan pembangunan dapat dimulai tahun depan dengan target selesai pada 2016.

 

RIGS – Pembelian kapal baru

PT Rig Tenders Indonesia (RIGS) berencana membeli kapal baru senilai US$ 28 juta. Kapal tersebut akan digunakan untuk pengangkutan batubara di Thailand atau Malaysia. Serah terima kapal ditargetkan akhir tahun ini dan diperkirakan kapal baru diperkirakan berkontribusi sekitar 5%-10% terhadap total pendapatan tahun depan. Untuk membiayai pembelian kapal, RIGS menjajaki pinjaman bank sebesar 80% dari toatl kebutuhan sedangkan sisanya diambil dari kas internal.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads