Aksi beli selektif tersebut dipicu antisipasi pasar menjelang akhir kuartal III-2014. Namun penguatan IHSG kemarin tidak sejalan dengan pergerakan rupiah atas dolar AS yang mengalami pelemahan hingga 0,9%.
Tren penguatan dolar AS atas sejumlah mata uang emerging market telah menekan rupiah. Pemodal asing kembali mencatatkan nilai penjualan bersih Rp 542,39 miliar. Pekan lalu asing mencatatkan nilai penjualan bersih hingga Rp 2,98 triliun. Pelemahan rupiah sebagai dampak antisipasi kenaikan tingkat bunga The Fed telah menekan saham sektoral terutama yang sensitif interest rate seperti saham sektor properti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melanjutkan perdagangan hari ini, akhir kuartal III, IHSG diperkirakan bergerak fluktuatif dalam rentang konsolidasi berpotensi ditutup di teritori positif. IHSG akan bergerak dengan support 5.090 dan resisten di 5.165.
(hds/hds)











































