Mandiri Sekuritas: Indeks Masih Bisa Melemah

Mandiri Sekuritas: Indeks Masih Bisa Melemah

- detikFinance
Senin, 06 Okt 2014 07:58 WIB
Jakarta - Pasar saham AS berbalik menguat pada akhir pekan lalu seiring rilis positif data ekonomi Paman Sam. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar +1,24% dan indeks S&P500 sebesar +1,12%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh pernyataan bank sentral yang akan melanjutkan stimulusnya. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar +0,89% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan yang menguat +0,02%.

Sedangkan harga kontrak berjangka (futures) komoditas terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun - 1,40% ke level US$87,87 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi -1,86% ke posisi US$1.195,60 per troy ounce.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari dalam negeri, publik kembali menanti persaingan koalisi merah putih dan koalisi Indonesia hebat dalam memperebutkan kursi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) hari ini. Sementara dari sisi ekonomi, pelaku pasar menantikan rilis kinerja perusahaan tercatat (emiten) kuartal ketiga yang kemungkinan mulai dirilis dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengungkapkan jika indeks harga saham gabungan (IHSG) diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak melemah menembus level psikologis di 5.000 dan ditutup pada level 4.949 atau turun -51 poin (-1,03%).

Indikator MACD masih di area bearish. Hari ini Indeks masih akan bergerak melemah dengan penurunan terbatas. Indeks bergerak di kisaran support 4.913 dan resistance 5.004.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads