Mandiri Sekuritas: IHSG Berpotensi Melanjutkan Penguatan

Mandiri Sekuritas: IHSG Berpotensi Melanjutkan Penguatan

- detikFinance
Kamis, 30 Okt 2014 08:17 WIB
Jakarta - Pasar saham Amerika Serikat (AS) bergerak negatif, seiring bank sentral (The Fed) menghentikan program quantitative easing (QE). Koreksi dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar -0,18% dan S&P 500 yang turun -0,14%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh keputusan The Fed untuk menjaga suku bunga rendah. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar +0,24%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan melemah tipis -0,17%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga mengalami terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun -0,23% ke level US$82,01 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi -1,05% ke posisi US$1.211,40 per troy ounce.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari dalam negeri, pemerintah melalui Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebelum tanggal 1 Januari 2015. Berdasarkan informasi, pemerintah akan menaikkan harga BBM bersubsidi seperti rencana semula, yakni Rp 3.000 per liter pada awal November 2014.

Di sisi lain, Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengatakan jika indeks harga saham gabungan (IHSG) masih diperdagangkan diatas MA 200 harian. IHSG bergerak menguat dan ditutup pada level 5.074, atau naik 1,45% pada perdagangan kemarin.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan namun dalam kisaran yang terbatas. IHSG akan bergerak di kisaran resistance 5.103 dan support 4.995.

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads