Semalam bursa Wall Street cenderung mixed seiring dengan melemahnya harga minyak mentah dunia. Indeks DJIA mengalami kenaikan tipis sebesar 0,10% ke level 17.383,94. Sedangkan indeks S&P500 terkoreksi sebesar 0,28% ke level 2.012,10. Selain factor turunnya harga minyak mentah dunia, factor lain penyebab adanya aksi profit taking pada perdagangan semalam yaitu rilisnya data defisit neraca perdagangan AS yang sedikit melebar.
Hari ini kami perkirakan IHSG begerak variatif berpotensi kembali melemah. Investor menanti data pertumbuhan ekonomi yang akan rilis hari ini. Secara teknikal, IHSG berada di area upper bollinger bands dan membentuk candle inverted hammer. Indikator MACD bergerak menguat dengan histogram negatif, namun indikator stochastic oscillator membentuk dead cross. Kami perkirakan IHSG akan berada pada kisaran support 5,020 dan resistance 5,128.
(ang/ang)











































