Rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi sentimen negatif kemarin. Pada kuartal III-2014, ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,01% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year). Ini merupakan yang terendah sejak 2009. Pencapaian ini melambat dibandingkan kuartal sebelumnya. Pada kuartal II-2014, pertumbuhan ekonomi nasional tercatat 5,12%.
Selain itu BPS juga merilis jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai 121,87 juta orang, yang meningkat dari Agustus tahun 2013 sebesar 120,17 juta orang. Tetapi peningkatan ini juga terjadi pada tingkat pengangguran terbuka Februari hingga Agustus 2014 sebesar 5,70% naik 5,94%. Kenaikan angka pengangguran terbuka lebih diakibatkan terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi dan tidak terjadinya kenaikan penyerapan tenaga kerja di sektor jasa dan pertanian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk perdagangan hari ini IHSG masih akan bergerak mixed. Potensi untuk rebound secara teknikal cukup terbuka mengingat IHSG masih bertahan di atas support MA 100 di 5060. Akan tetapi hasil rilis data-data ekonomi kemarin yang tidak positif akan berpotensi membuat investor asing melakukan penjualan kembali. IHSG akan bergerak pada rentang support 5000 dan resisten di 5100.
(ang/ang)











































