Sementara Wall Street tadi malam ditutup tipis di teritori negatif terkena dampak dari tekanan jual yang terjadi di sejumlah bursa saham zona Euro. Indeks DJIA melemah tipis 0,02% ditutup di 17612,20 dan indeks S&P ditutup di 2038,25 melemah 0,07%. Saham sektor energi dan utilitas mengalami tekanan jual. Sedangkan di sejumlah bursa utama zona Euro, indeks DAX Jerman turun 1,7% dan CAC Paris 1,5%. Sedangkan indeks FTSE London turun 0,25%. Saham-saham perbankan menjadi motor penurunan indeks di zona Euro setelah regulator keuangan di kawasan tersebut mengenakan sanksi penalti terhadap sejumlah bank terkait tuduhan memanipulasi pasar valas. The UK’s Financial Conduct Authority (FCA) telah mengenakan denda yang besarnya setara USD1,7 miliar terhadap sejumlah bank yang terlibat dalam praktek manipulasi pasar valas. Dari perkembangan ekonomi, angka produksi industri kawasan tersebut September naik hanya 0,6% dibawah perkiraan 0,7%.
Minimnya insentif positif dari perkembangan pasar saham global akan berdampak pada perdagangan hari ini. IHSG diperkirakan rentan terkoreksi akibat aksi ambil untung. Pergerakan rupiah atas dolar AS yang cenderung melemah turut membatasi ruang penguatan. Dari perkembangan ekonomi hari ini BI akan menetapkan tingkat bunga acuannya yang diperkirakan masih pada level yang sama 7,5%. IHSG diperkirakan bergerak dengan support 5010 dan resisten di 5065.
(ang/ang)











































