Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 14 Nov 2014 08:32 WIB

Kiwoom Securities: Indeks Relatif Bergerak Datar

- detikFinance
Jakarta - Mixednya arah pergerakan bursa dunia belum dapat memberikan dukungan di tengah turunnya harga minyak dunia di sekitar US$ 74 / BBL. IHSG bergerak relatif flat dengan kembali membentuk pola doji kemarin. Masih minimnya minat jual asing terlihat dapat membatasi peluang yang negatif. Oleh karena itu, kami memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran negatif pada hari ini.

 

IPO – PT Soechi Lines

PT Soechi Lines, perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran akan memperoleh dana sebesar Rp 1.4 Triliun dari penawaran umum perdana saham (IPO). PT Soechi akan melepas sebanyak 2.57 miliar (30%) saham. Harga IPO dipatok sebesar Rp 550 persaham. Perolehan dana turun 32% dari target awal Rp 2 Triliun. Sebelumnya, PT Soechi Lines menawarkan harga perdana saham perseroan pada kisaran Rp 600-Rp 800 per saham. Dana yang diperoleh dari hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi armada dan pembayaran sebagian hutang. Masa penawaran awal berlangsung pada 29 Oktober-10 November 2014 dengan perkiraan mendapat pernyataan efektif pada 20 November. Masa penawaran umum berlangsung pada 24-26 November dan listing pada 2 Desember 2014. Mandiri Sekuritas dan RHB OSK Securities bertindak penjamin emisi.

 

ANJT – Belanja modal

PT Austindo Nusantara Jaya (ANJT) menganggarkan belanja modal US$ 100 Juta meningkat 25% dibanding tahun ini US$ 80 Juta. Sumber dana belanja modal berasal dari kombinasi kas internal dan instrumen pinjaman perbankan. Belanja modal tersebut untuk menambah luas lahan tertanam dan hasil produksinya. Tahun depan, ANJT menargetkan menambah luas lahan tertanam mencapai 10,000 Ha dari saat ini luas lahan tertanam ANJT 44,000 Ha. Manajemen ANJT memperkirakan volume produksi CPO tahun depan dapat mencapai 207,000 ton-216,000 ton naik 15%-20% dibandingkan perkiraan produksi CPO ANJT tahun ini 180,000 ton.

 

BBRM – Rencana belanja kapal AHTS

PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya (BBRM) berencana belanja delapan kapal jenis anchor handling tug supply (AHTS) hingga dua tahun kedepannya. Belanja tersebut membutuhkan investasi hingga US$ 170 Juta. Sebagian dana berasal dari penerbitan rights issue sebesar 10% untuk mendapatkan dana Rp 370 Miliar dan sisa kebutuhan biaya investasi akan diperoleh dari pinjaman perbankan sekitar 70%-85%.

 

UNVR – Dividen Interim

PT Unilever Indonesia (UNVR) akan membagikan dividen interim sebesar Rp 2.56 Triliun atau 91.4% dari laba bersih selama 1 H 2014 yang mencapai Rp 2.8 Triliun. Dividen itu setara dengan Rp 336 per saham. Pembagian dividen interim telah disepakati pada tanggal 11 November 2014. Cum dividen ditetapkan pada 2 Desember dengan pelaksanaan pembayaran dividen pada 12 Desember 2014.

 

VIVA – Rencana emisi obligasi

PT Visi Media Asia (VIVA) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 1 Triliun pada 2Q 2015 yang akan digunakan untuk refinancing sebagian pinjaman dari Credit Suisse senilai US$ 230 Juta.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com