Waterfront Securities: IHSG Diprediksi Variatif

Waterfront Securities: IHSG Diprediksi Variatif

- detikFinance
Jumat, 14 Nov 2014 08:33 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis 13 November 2014 ditutup melemah 0,003% pada level 5048. Empat dari sepuluh sektor mengalami koreksi, dengan pelemahan terbesar pada sektor perkebunan.

Investor asing melakukan net buy senilai Rp149,7 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat tipis. Faktor positif berasal dari laporan kinerja Wal-Mart yang lebih baik dari estimasi dan berita merger akuisisi emiten, di tengah sentimen negatif koreksi saham berkapitalisasi kecil dan saham sektor energi.

Halliburton dikabarkan akan mengakuisisi Baker Hughes, yang menurut Wall Street Journal akan menjadi akuisisi terbesar perusahaan energi di AS. Berita tersebut berhasil mengurangi tekanan jual pada saham energi yang melemah akibat berlanjut turunnya harga minyak mentah.minyak mentah kembali mengalami penurunan pada level sekitar USD74 per barel, yang merupakan level terendah lebih dari empat tahun terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham yang terkait dengan sektor konsumsi berpotensi mengalami kenaikan permintaan seiring dengan turunnya harga bensin. Sementara itu data initial claims pekan lalu menunjukkan jumlah pengangguran yang mengajukan klaim lebih banyak dari perkiraan, yaitu menjadi 290 ribu dari pekan sebelumnya 278 ribu dan lebih banyak dari perkiraan 280 ribu.

Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak cenderung menguat. IHSG akan berada di kisaran level 5016-5072. Rekomendasi: ASII, BBCA, BBNI, BBRI, PGAS, TBIG, TLKM, SMRA.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads