(ang/ang)
Waterfront Securities: IHSG Diperkirakan Mix Cenderung Menguat
Selasa, 18 Nov 2014 07:20 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin 17 November 2014 ditutup menguat 0,088% pada level 5053. Sektor konsumer menyumbangkan kenaikan terbesar. Investor asing melakukan net buy senilai Rp441,3 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup mix pada kisaran sempit, dimana Dow Jones dan S&P500 menguat sedangkan Nasdaq Composite melemah. Sentimen negatif berasal dari melemahnya saham lapis kedua dan ketiga serta kecemasan akan terjadinya resesi di Jepang. Adanya berita aksi korporasi merger akuisisi emiten menjadi faktor positif. Ekonomi Jepang secara tak terduga turun 1,6% pada kuartal ketiga dari kuartal sebelumnya yang turun 7,3%, lebih buruk dari ekspektasi yang diperkirakan tumbuh 2,2%. Sementara itu data industrial production AS bulan Oktober mengalami penurunan 0,1% dari bulan sebelumnya yang naik 0,8%, yang mengindikasikan manufaktur pada awal triwulan IV melambat. Sedangkan indeks Empire manufacturing bulan November naik pada level 10,2, lebih rendah dari perkiraan 12. Mario Draghi dalam testimoninya menyatakan diperluasnya program pembelian aset oleh ECB untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dapat mencakup obligasi pemerintah.itu kenaikan harga BBM subsidi diperkirakan akan direspon positif oleh pasar. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG akan berada di kisaran level 5016-5072. Rekomendasi: BBCA, ASII, BBNI, BBRI, PGAS, TLKM, SMRA.
(ang/ang)
(ang/ang)











































