Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh ketegangan politik di Hong Kong yang mulai mereda. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar +1,82% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan yang menguat +0,72%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI turun -0,30% ke level US$75,41 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi -0,10% ke posisi US$1.184,70 per troy ounce.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya kenaikan harga BBM bersubsidi, pemerintah memperkirakan akan ada kenaikan inflasi sebesar 2%. Sehingga, estimasi inflasi di tahun 2014 diperkirakan sebesar 7,3%, dari sebelumnya 5,3% (sebelum adanya kenaikan harga BBM bersubsidi). Kenaikan inflasi juga masih akan dirasakan pada awal tahun 2015, namun nilainya tidak sebesar akhir tahun ini.
Di tempat terpisah, Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengungkapkan jika indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak menguat. Indeks akan bergerak di kisaran support 4.963 dan resistance 5.103. IHSG sendiri masih diperdagangkan di atas MA 200 harian. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat tipis ke level 5.053.
(ang/ang)











































