First Asia Capital: Banyak Saham Sektoral Sudah Naik Tinggi

First Asia Capital: Banyak Saham Sektoral Sudah Naik Tinggi

- detikFinance
Kamis, 20 Nov 2014 08:10 WIB
First Asia Capital: Banyak Saham Sektoral Sudah Naik Tinggi
Jakarta - ksi beli kembali mendominasi transaksi saham kemarin. IHSG berhasil melanjutkan penguatannya untuk tiga sesi berturut-turut ditutup menguat 25,464 poin di 5127,993. Pasca pengumuman kenaikan harga BBM yang diikuti kenaikan bunga BI Rate 25 bp menjadi 7,75% kepercayaan pemodal cenderung meningkat. Pemodal asing kemarin kembali mencatatkan nilai pembelian bersih Rp424,23 miliar. Penguatan IHSG kemarin terutama ditopang aksi beli atas saham properti, infrastuktur dan perbankan. Di pasar uang tren penguatan rupiah atas dolar AS dalam beberapa sesi perdagangan terakhir ikut memberikan sentimen positif di pasar saham. Kemarin rupiah atas dolar AS ditutup di Rp12124 menguat dari posisi hari sebelumnya di Rp12146. Pengurangan subsidi BBM akan mengurangi defisit transaksi berjalan karena defisit neraca migas akan mengecil yang diperkirakan turun 0,3% PDB.

Sementara Wall Street tadi malam ditutup koreksi tipis. Indeks DJIA turun 0,01% di 17685,73 dan indeks S&P terkoreksi 0,15% di 2048,72. Pasar merespon hasil pertemuan The Fed Oktober lalu yang mengakhiri program stimulus (QE) dan kenaikan inflasi yang kurang kuat, dibawah target 2%, kurang sejalan dengan penguatan di sektor tenaga kerja sehingga kebijakan tingkat bunga rendah saat ini akan tetap dipertahankan dalam waktu yang lebih lama. Hasil pertemuan The Fed tersebut juga mengingatkan pertumbuhan ekonomi AS bisa terpengaruh akibat memburuknya ekonomi di kawasan Eropah, Jepang dan China. Berakhirnya program stimulus The Fed telah berdampak pada penguatan dolar AS ke posisi terkuat dalam tujuh tahun terakhir terhadap Yen Jepang. Merespon kondisi tersebut harga komoditas kembali terkoreksi. harga emas turun 1,2% di USD1183/t.oz dan harga minyak mentah turun 0,20% di USD74,46/barel.

Pada perdagangan hari ini, peluang penguatan IHSG akan dibayangi aksi ambil untung atas sejumlah saham sektoral yang relatif sudah tinggi di tengah kekhawatiran melonjaknya inflasi akibat kenaikan BBM awal pekan ini dan tren penurunan harga komoditas. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 5110 dan resisten di 5140 cenderung koreksi.

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads