Mandiri Sekuritas: IHSG Masih Berpotensi Menguat Terbatas

Mandiri Sekuritas: IHSG Masih Berpotensi Menguat Terbatas

- detikFinance
Kamis, 20 Nov 2014 08:22 WIB
Jakarta - Pasar saham Amerika Serikat (AS) bergerak melemah, setelah The Fed merilis hasil pertemuan mereka pada Oktober 2014. Koreksi dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar -0,01% dan indeks S&P500 sebesar +0,15%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh Jepang yang kembali mengucurkan stimulus untuk mengatasi resesi. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar 0,25%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan melemah -0,50%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun -0,68% ke level US$74,61 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi -0,92% ke posisi US$1.182,90 per troy ounce.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari dalam negeri, pemerintah menetapkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8% dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (APBN-P) 2015. Selain itu, pemerintah dan Dewan target inflasi sebesar 4,4%. Bahkan, pertumbuhan ekonomi dikatakan berpotensi lebih tinggi karena adanya pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengungkapkan IHSG masih berpotensi menguat dalam kisaran terbatas. Indeks akan bergerak di kisaran resistance 5.171 dan support 5.057. IHSG sendiri masih diperdagangkan di atas MA 200 harian. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat ke level 5.127.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads