Mandiri Sekuritas: IHSG Berpotensi Menguat di Awal Pekan

Mandiri Sekuritas: IHSG Berpotensi Menguat di Awal Pekan

- detikFinance
Senin, 24 Nov 2014 07:36 WIB
Jakarta - Pasar saham Amerika Serikat (AS) kembali mencetak rekor tertingginya akhir pekan lalu, seiring proyeksi pertumbuhan ekonomi Paman Sam yang positif. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar +0,51% dan indeks S&P500 sebesar +0,52%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh kebijakan bank sentral Tiongkok yang menaikkan suku bunga acuan. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks KOSPI Composite di Korea Selatan yang menguat +1,33%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga terapresiasi. Harga minyak mentah WTI naik +1,19% ke level US$76,59 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat +0,89% ke posisi US$1.197,70 per troy ounce.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari dalam negeri, Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) akan mengubah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015. Melalui Rancangan APBN Perubahan (RAPBN-P) 2015, pemerintahan akan menyusun anggaran yang lebih mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8% bisa tercapai. Dari sisi makroekonomi, pemerintah berencana mengubah asumsi inflasi dan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia crude price (ICP).

Target inflasi akan naik lantaran dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pekan lalu masih berlangsung hingga semester satu tahun depan. Selain itu, target penerimaan pajak, akan lebih besar karena Jokowi meminta tambahan Rp 600 triliun. Lalu, subsidi energi berkurang sekitar Rp100 triliun, karena kenaikan harga BBM bersubsidi naik. Anggaran belanja pegawai juga menyusut seiring berbagai upaya penghematan pemerintah, mulai pengurangan perjalanan dinas hingga larangan rapat di hotel berbintang.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengungkapkan jika indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan awal pekan ini. Indeks akan bergerak di kisaran resistance 5.148 dan support 5.069. IHSG sendiri masih diperdagangkan di atas MA 200 harian. Pada perdagangan akhir pekan kemarin, IHSG ditutup menguat ke level 5.112.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads