(ang/ang)
Waterfront Securities: IHSG Variatif
Rabu, 03 Des 2014 08:10 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa 2 Desember 2014 ditutup menguat 0,22% pada level 5175, meskipun sempat fluktuatif di area positif. Sektor properti konstruksi menyumbangkan penguatan terbesar. Investor asing melakukan net buy senilai Rp161,8 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat yang didorong oleh reli pada saham energi dan bioteknologi. Data construction spending yang mengalami kenaikan 1,1% pada Oktober dan lebih baik dari estimasi 0,6%, juga menimbulkan optimisme akan ekonomi AS. Dow Jones Composite kembali mencapai rekor tertinggi. Saham sektor energi mengalami kenaikan meskipun harga minyak mentah kembali melemah. Hal ini dapat disebabkan karena penurunan saham sektor energi beberapa waktu lalu yang terlalu cepat dan terlalu dalam. Penurunan harga minyak mentah ditengah output produksi minyak AS yang berada pada level tertinggi selama tiga dekade terakhir serta adanya indikasi melemahnya permintaan global. Menurut Menlu Venezuela, kemungk inan OPEC akan melakukan pertemuan darurat pada triwulan I mendatang. Sementara itu pejabat The Fed menyatakan bahwa turunnya harga minyak mentah akan mendorong kenaikan belanja masyarakat dan membantu pertumbuhan ekonomi. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG akan berada di kisaran level 5143-5212. Rekomendasi: ICBP, ADRO, BMRI, BBNI, ISAT, JSMR, ASII, BBTN, INTP.
(ang/ang)
(ang/ang)











































