PT Berlian Laju Tanker (BLTA) membukukan rugi bersih senilai US$ 44.2 Juta pada 1H 2014 Vs laba US$ 0.7 Juta pada 1H 2013 lalu. Turunnya kinerja diakibatkan oleh penurunan pendapatan usaha sebesar 12.3%Yoy menjadi US$ 158.8 Juta
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BSDE – Marketing sales
PT Bumi Serpong Damai (BSDE) berhasil membukukan penjualan pemasaran unit properti senilai Rp 6.1 Triliun hingga November 2014. BSDE diperkirakan mendapatkan tambahan marketing sales sebesar Rp 200- Rp 300 Miliar dari peluncuran proyek perumahan baru precia pada 6 Desember 2014. Perseroan memperkirakan marketing sales hingga akhir tahun ini menjadi sekitar Rp 6.3-6.4 Triliun atau naik sekitar 17% hingga 19% dibanding tahun lalu. Kenaikan penjualan unit properti ditopang atas kenaikan harga jual lahan dan properti pada proyek yang sedang berjalan maupun proyek baru tahun ini. Beberapa proyek perseroan adalah proyek apartemen CBD Rasuna, apartemen Taman Permana Buana, serta proyek properti lainnya di manado dan samarinda.
CMNP – Rencana emisi obligasi
PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) berencana menerbitkan obligasi berdenominasi rupiah maupun dollar AS. CMNP akan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi tersebut untuk menggarap ruas tol. CMNP berencana menerbitkan obligasi hingga senilai Rp 3 Triliun. Pemilihan obligasi rupiah atau dollar AS akan menjadi pertimbangan perseroan terkait biaya bunga dan nilai tukar. Sementara itu, CMNP berhasil mendapatkan izin konsesi ruas jalan tol Bojong Gede-Yasmin-Ciawi sepanjang 24 Km dari Kementerian Pekerjaan Umum.
CTRP – Penjualan Ascott ke Capitaland
PT Ciputra Property (CTRP) menjual asset berupa apartemen mewah Ascott Kuningan Jakarta. Sesuai rencana, Capitaland melalui The Ascott Ltd akan membeli aparemen tersebut dari PT Ciputra Adigraha, anak usaha Ciputra Property. Nilai penjualan penjualan tersebut mencapai Sin$ 90 Juta atau sekitar Rp 840 Miliar. Apartemen mewah Ascott kuningan merupakan bagian dari kawasan terpadu Ciputra World 1 yang berdiri di area seluas 5.5 Ha.
MBLI – Ekspor ke Jepang dan Korea
PT Multi Bintang Indonesia (MBLI) menargetkan akan mengekspor Bir dengan label Bir Bintang ke pasar Jepang dan Korea setelah berhasil mengekspor ke Australia. Manajemen optimis terjadi kenaikan atas penjualan ekspor atas kedua negara tersebut karena banyaknya turis datang ke Indonesia berasal di negara tersebut. MBLI berusaha memperluas pasar seiring mulai beroperasinya pabrik di Mojokerto (Jawa Timur) pada Agustus lalu. Pabrik minuman dengan kapasitas produksi 500,000 hektoliter akan dipersiapkan untuk pasar domestik dan ekspor.
(ang/ang)











































