Penjualan bersih asing kemarin mencapai Rp 828,07 miliar. Sepanjang Desember hingga kemarin, dana asing keluar hingga Rp 3 triliun pasar saham.
IHSG kemarin terkoreksi 1%, terbesar sejak 13 Oktober 2014, tutup di 5.108,432. Di pasar obligasi, pemodal asing menarik dana hingga Rp 10 triliun sepanjang Desember hingga akhir pekan lalu. Ini membuat yield obligasi negara tenor 10 tahun melonjak 23 bps menjadi 8,45%, tertinggi sejak 8 Oktober 2014. Yield obligasi negara Indonesia sudah naik 75 bp sepanjang Desember.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks DJIA dan S&P di Wall Street masing-masing terkoreksi 0,58% dan 0,63%. Harga minyak di AS kembali anjlok 4,3% di US$ 55,33/barel.
Pemodal global menghindari aset beresiko di tengah gejolak harga minyak dunia dan ekspektasi kenaikan tingkat bunga The Fed yang akan memulai pertemuan akhir tahun ini pekan ini.
IHSG akan cenderung tertekan pada perdagangan hari ini dan rupiah berpeluang kembali melemah apabila dana asing masih keluar dari pasar. Secara technical IHSG akan bergerak dengan support di 5.070 dan resisten di 5.125.
(hds/hds)











































