(ang/ang)
Waterfront Securities: IHSG Cenderung Menguat
Senin, 22 Des 2014 07:49 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Jumat 19 Desember ditutup menguat 0,61% pada level 5144. Sektor properti konstruksi menyumbangkan kenaikan terbesar. Investor asing melakukan net sell senilai Rp1,896 triliun. Relinya IHSG antara lain dipicu oleh berlanjutnya penguatan indeks bursa global dan rupiah. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Jumat ditutup menguat yang masih dipicu oleh sentimen positif dari pernyataan The Fed yang masih akan mempertahankan suku bunga rendah paling tidak hingga April 2015. Bursa saham global pada perdagangan Jumat juga melanjutkan reli. Harga minyak mentah rebound dari level terendah yang disebabkan oleh tekanan jual mereda menjelang akhir tahun. Faktor positif global antara lain pernyataan The Fed, harapan ekonomi Rusia akan stabil serta komitmen dari Jepang untuk memberikan stimulus guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Dari Eropa, ECB belum memutuskan apakah akan dilakukan QE tahun depan ditengah potensi deflasi dan risiko pelem ahan obligasi. Data indikator ekonomi AS yang akan dirilis pekan ini diantaranya existing home sales, durable orders, GDP Q3 estimasi ketiga, FHFA housing price index, Michigan Sentiment, personal income, personal spending, new home sales dan initial claims. Indeks Harga Saham Gabungan hari diperkirakan bergerak cenderung menguat. IHSG diperkirakan berada dikisaran level 5121-5178. Rekomendasi: BBRI, BBNI, BBTN, INDF, ASII, SMRA, WIKA, ADHI, ICBP.
(ang/ang)
(ang/ang)











































