Dari dalam negeri, penutupan pekan lalu (03/01) naik tipis(+0.3% ke level 5,242) ditengah kembali terpuruknya rupiah -1.27% terhadap Dolar AS mendekati level 12,545 Rupiah per Dolar AS, kemungkinan BI akan menurunkan BI Rate menjadi 7.5%, serta tingginya Inflasi di Bulan Januari 2015. Proyeksi kami, hari ini IHSG berpeluang bergerak dalam ruang yang sempit dan cenderung melemah, sambil menanti laporan keuangan Emiten dan katalis lainnya.
Kami merekomendasikan Investor BUY saham yang prospektif dan berfundamental bagus seperti INDF, PGAS, ASRI, WIKA, serta ADRO.
(ang/ang)











































