CPGT – Terra investment menggelar tender offer
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CTRA – Marketing sales
PT Ciputra Development (CTRA) menargetkan penjualan unit properti sebesar Rp 9.3 Triliun – Rp 9.7 Triliun pada tahun 2015, atau tumbuh 10% - 15% dibandingkan perkiraan realisasi penjualan 2014 sebesar Rp 8.5 Triliun. Marketing sales akan ditopang oleh proyek-proyek properti baru perseroan. Ada sebanyak enam proyek pada 2014 yang ditunda pengerjaannya menjadi 2015, antara lain high resindential Fatmawati, mixed-use di Kemayoran, perumahan di Malang, serta sejumlah resor di Bali. Sebelumnya, Ciputra berencana mengembangkan 12 proyek perumahan pada 2014. Namun, hanya enam proyek yang terealisasi, sementara sisanya akan dikerjakan pada 2015 bersamaan dengan proyek-proyek baru Ciputra.
LTLS – Stock split
PT Lautan Luas (LTLS) akan menggelar stock split dengan rasio 1:2. Jadwal perdagangan saham dengan nominal baru di pasar reguler dan negosiasi dilaksanakan pada 9 Januari 2015. Perdagangan saham nominal lama berlangsung hingga 8 Januari 2015. Distribusi saham dengan nominal baru serta awal perdagangan saham nominal baru akan dilakukan pada 14 Januari 2015.
MAYA – Cathay Financial akuisisi 40% saham
Cathay Financial Holding Co Ltd melalui anak usahanya, Cathay Life Insurance Co Ltd, perusahaan asuransi jiwa terbesar di Taiwan mengakuisisi 40% saham PT Bank Mayapada Internasional (MAYA) senilai US$ 278.48 Juta. Aksi Cathay Financial mengakuisisi MAYA merupakan bagian ekspansi untuk membangun bisnis asuransi dan wealth management di Asia Tenggara.
PGAS – Rencana penjualan treasury stock
PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) akan melakukan penjualan sebanyak 1.85 juta saham hasil buyback. Manajemen PGAS mengungkapkan penjualan paling cepat akan dilaksanakan 14 hari sejak keterbukaan informasi pada 5 Januari atau akan dilaksanakan pada 19 Januari 2015. Harga jual treasury stock PGAS tidak lebih rendah dari harga penutupan perdagangan BEI, satu hari sebelum tanggal penjualan saham atau dengan harga rata-rata harian 90 hari terakhir sebelum tanggal penjualan saham. PGAS akan menggunakan harga yang lebih tinggi diantara kedua alternatif tersebut.
PTPP – Belanja modal
PT PP (PTPP) mengalokasikan belanja moda tahun ini senilai Rp 1.8 Triliun, atau naik dibandingkan alokasi belanja modal tahun 2014 senilai Rp 460 Miliar. PTPP akan menggunakan belanja modal sebesar Rp 200 Miliar untuk menambah landbank, kemudian pendirian pabrik beton pracetak di Lampung sebesar Rp 150 Miliar, pengembangan Grand Kamala Lagoon sebesar Rp 108 Miliar. Sisanya akan digunakan untuk investasi enam ruas jalan tol dalam kota dan ekspansi ke luar negeri.
(ang/ang)











































