(ang/ang)
Waterfront Securities: IHSG Cenderung Mix
Senin, 12 Jan 2015 08:17 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Jumat, 9 Januari 2015 ditutup menguat 0,09% pada level 5216, setelah sebelumnya sempat menguat hingga level 5240. Sektor perkebunan menyumbangkan kenaikan terbesar. Investor asing net buy Rp 895,1 miliar. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Jumat ditutup melemah akibat keraguan akan rencana program stimulus Eropa dan kecemasan menjelang dimulainya earning season. Sebelumnya indeks menguat karena membaiknya data tenaga kerja AS. Data nonfarm payrolls bulan Desember tercatat penyerapan tenaga kerja sebanyak 252 ribu orang, setelah bulan lalu terjadi penyerapan sebanyak 253 ribu. Sedangkan tingkat pengangguran turun menjadi 5,6% dari 5,8%. Namun indeks berbalik melemah akibat data rata-rata upah per jam pekerja yang turun 0,2%, yang merupakan penurunan terbesar sejak tahun 2006. Pada pekan ini, earning season akan dimulai di Wall Street dengan dirilisnya laporan keuangan Alcoa pada hari Senin. Data ekonomi AS yang akan dirili s pada pekan ini diantaranya retail sales, business inventories, Fed Beige Book, PPI, Empire manufacturing, Philadelphia Fed, CPI, industrial production dan Mich Sentiment. Dari domestik, RDG BI pada Kamis pekan ini. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada di kisaran level 5169-5247. Rekomendasi: INDF, TLKM, BBNI, WIKA, BMRI, BBRI, ADHI, UNVR, ASRI.
(ang/ang)
(ang/ang)











































