Kiwoom Securities: Harga Minyak Memberi Tekanan

Kiwoom Securities: Harga Minyak Memberi Tekanan

- detikFinance
Selasa, 13 Jan 2015 08:38 WIB
Kiwoom Securities: Harga Minyak Memberi Tekanan
Jakarta - Masih turunnya Dow Jones dan bursa regional dapat memberikan tekanan di tengah harga minyak di sekitar US$ 45 / BBL. IHSG bergerak negatif dengan penutupan di bawah level psikologis 5,200 kemarin. Peluang pelemahan masih terbuka namun dengan melihat adanya beberapa level supportnya. Sehingga, kami memperkirakan IHSG masih akan bergerak negatif pada hari ini.


ADHI – Proyek PLTG Teluk Lamong

PT Adhi Karya (ADHI) akan berinvestasi di proyek pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) di Pelabuhan Teluk Lamong, Gresik. Dalam proyek tersebut ADHI bekerja sama dengan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, PT Terminal Teluk Lamong (TLL). ADHI dan TLL akan mendirikan perusahaan patungan, PT Lamong Energi Indonesia (LEI) dimana ADHI memiliki saham sebesar 49% dan sisanya dimiliki oleh TLL. LEI akan mengoperasikan PLTG Teluk Lamong berkapasitas 200 Megawatt (MW) untuk mencukupi kebutuhan daya di Pelabuhan Teluk Lamong yang dimiliki PT Pelindo III. PLTG ini ditargetkan beroperasi pada tahun 2016 dan tahap pertama diperkirakan akan menghasilkan listri 15 MW.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 

CSAP – Target Pendapatan

PT Catur Sentosa (CSAP) menargetkan pendapatan tahun ini mencapai Rp 8 Trilun, naik 15-20% dibandingkan proyeksi akhir 2014 senilai Rp 7 Triliun. Untuk mendukung target pendapatan perseroan akan menggenjot pengembangan ritel bahan bangunan melalui Mitra 10, seiring tren peningkatan pada segmen tersebut.Tahun ini CSAP akan membuka tiga gerai baru Mitra 10 yang berlokasi di Palembang, Lampung, dan Pamulang. Untuk pembangunan tiga gerai, Catur Sentosa mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 150 Miliar. Selain itu, perseroan juga menyiapkan dana Rp 50 Miliar untuk sektor distribusi, seperti ongkos transportasi dan peremajaan kendaran.

 

ISSP – Finalisasi pinjaman

PT Steel Pipe Industry of Indonesia (ISSP) tengah memfinalisasi pinjaman senilai US$ 100 Juta yang diharapkan dapat disepakati paling lambat april 2015. Sampai saat ini, komitmen pinjaman sudah mencapai US$ 92 Juta. Pinjaman ini akan digunakan untuk mendanai pembangunan pabrik baru di Gresik, Jawa Timur, dengan total investasi Rp 1.5 Triliun. Sesuai rencana, pembangunan pabrik ditargetkan selesai pada 2016 dan akan memiliki kapasitas produksi sebesar 70.000-80.000 ton per bulan. Pinjaman tersebut akan dijamin oleh Korea Trade Insurance Corporation (Ksure) dan ANZ bank.

 

PWON – GIC jual saham

Perusahaan investasi pemerintah Singapura (The Government of Singapore Investment Corporation - GIC) menjual 2.36 miliar lembar saham (sekitar 4.9% kepemilikan) PT Pakuwon Jati (PWON) pada kisaran harga Rp 478 hingga Rp 494 per lembar. Penjualan saham PWON oleh GIC merupakan bagian dari aktivitas penyesuaian portofolio secara berkala. UBS bertindak sebagai bookrunner atas rencana penjualan tersebut.

 

WSKT – Rencana rights issue

PT Waskita Karya (WSKT) berencana rights issue Rp 10 Triliun dalam dua tahap hingga 2016. Tahap pertama pada tahun ini ditargetkan meraih dana dari rights issue sebesar Rp 5.3 Triliun. Senilai Rp 3.5 Triliun dari pemerintah dan Rp 1.8 Triliun dari publik. WSKT akan menerbitkan saham baru sebanyak 47% dari total saham yang beredar saat ini. Rights issue ditargetkan selambat-lambatnya Juni tahun ini. Pada 2016, WSKT menargetkan akan meraih dana Rp 3.1 Triliun dari pemerintah dan Rp 1.6 Triliun dari investor publik.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads