(ang/ang)
Waterfront Securities: IHSG Diperkirakan Mix
Rabu, 14 Jan 2015 08:26 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa 13 Januari 2015 ditutup menguat 0,51% pada level 5214. Sektor aneka industri menyumbangkan kenaikan terbesar. Investor asing net buy Rp895,1 miliar. ADB prediksi pertumbuhan ekonomi RI tahun ini tumbuh 5,6% dari perkiraan tahun ini 5,1%. Ekspor China pada Desember tumbuh 9,7%, lebih baik dari perkiraan yang sebesar 6%. Impor turun 2,4%, jauh dari perkiraan 6,2%. Surplus perdagangan China sebesar USD49,61 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah setelah sebelumnya sempat menguat cukup signifikan yang dipicu oleh penguatan pada saham teknologi. Indeks berbalik melemah akibat koreksi pada saham komoditas yang didorong oleh berlanjutnya pelemahan pada harga minyak mentah. Berlanjutnya tekanan jual pada minyak mentah dipicu oleh ekspektasi meningkatnya data cadangan minyak strategis AS, yang dikhawatirkan semakin menambah suplay yang sudah melimpah. Cadangan minyak strategis AS diperkirakan akan bertambah 1,75 juta bar el pada pekan lalu. Data tersebut akan dirilis nanti malam. Sementara itu Alcoa yang telah merilis laporan keuangan Q4, memprediksi pertumbuhan permintaan global sebesar 7% tahun ini yang mendorong optimisme akan ekonomi AS. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada di kisaran level 5183-5240. Rekomendasi: SCMA, INDF, ADHI, BBRI, TLKM, WIKA, AKRA, CPIN, ASRI.
(ang/ang)
(ang/ang)











































