(ang/ang)
Waterfront Securities: IHSG Menguat Terbatas
Jumat, 16 Jan 2015 08:22 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis 15 Januari 2015 ditutup menguat 0,56% pada level 5188. Faktor positif berasal dari penguatan indeks bursa Asia. Sektor aneka industri menyumbangkan penguatan terbesar. Investor asing net sell Rp620,1 miliar. Seperti yang diperkirakan, BI mempertahankan BI Rate pada level 7,75%. Indeks di bursa Wall Street kembali ditutup melemah selama lima hari berturut-turut, yang dipicu oleh laporan keuangan Bank of America, Citigroup dan Best Buy yang mengecewakan. Sebelumnya indeks Dow Jones futures berfluktuasi setelah Swiss National Bank secara tak terduga mengakhiri nilai tukar mata uangnya yang rendah. Saham eksportir di Swiss melemah karena mata uang negara itu menguat dibandingkan euro dan dollar AS. Langkah yang dilakukan Swiss ini diperkirakan sebagai antisipasi QE oleh ECB. Sebelumnya Bank sentral India secara tak terduga menurunkan suku bunganya menjadi 7,75% dari sebelumnya 8%. Kucuran kredit di China bulan Desember mening kat menjadi 1,69 triliun yuan, lebih baik dari estimasi 1,2 triliun yuan. Data initial claims pekan lalu meningkat menjadi 316 ribu dari 297 ribu. Data PPI bulan Desember รขะะฃ0,3% dari bulan sebelumnya 0,2%. Indeks Empire manufacturing membaik pada level 9,9. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada di kisaran level 5160-5225. Rekomendasi: ASRI, INDF, BBRI, TLKM, AKRA, BSDE.
(ang/ang)
(ang/ang)











































