Kiwoom Securities: IHSG Masih Cenderung Menguat

Kiwoom Securities: IHSG Masih Cenderung Menguat

- detikFinance
Rabu, 25 Feb 2015 08:24 WIB
Kiwoom Securities: IHSG Masih Cenderung Menguat
Jakarta -

Positifnya Dow Jones, mixed-nya pasar regional dan naiknya harga beras domestik dapat mempengaruhi arah perdagangan. IHSG masih melanjutkan penguatan dengan mencatat rekor tertinggi baru kemarin. Serta, masih adanya sentimen beli asing terlihat dapat mempertahankan posisi pasar. Sehingga, kami memperkirakan IHSG masih akan bergerak cenderung menguat pada hari ini.

Β 

ADHI – Kinerja FY 2014

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT Adhi Karya (ADHI) membukukan penurunan laba bersih sebesar 20%Yoy menjadi Rp 324 Miliar tahun lalu Vs Rp 405.9 Miliar pada 2013 lalu. Turunnya kinerja diakibatkan penurunan pendapatan usaha sebesar 12 %Yoy menjadi Rp 8.65 Triliun tahun lalu. Laba operasi tercatat turun 10 %Yoy menjadi Rp 738.2 Miliar pada 2014.

Β 

EMDE – Pinjaman sindikasi

PT Megapolitan Developments (EMDE) tengah mencari pinjaman sebesar Rp 720 Miliar untuk mengembangkan beberapa proyek tahun ini, antara lain Cinere Terrace Suites, Cinere Parkview, Cinere Mansion, dan Galleria vivo sentul.EMDE membutuhkan total dana sebesar RP 1.2 Triliun untuk membiayai proyek tersebut.Selain pinjaman,perseroan akan menggunakan dana dari hasil pendapatan sebesar Rp 480 Miliar. Perseroan menargetkan pendaptan tahun ini sebesar Rp 700 Miliar.

Β 

PJAA – Operator tunggal Sea World

PT Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) mengakhiri sengketa dengan PT Sea World Indonesia setelah menandatangani akta pengalihan, penyerahan, dan pengakhiran perjanjian dengan PT Sea World Indonesia pada 13 Februari 2015. Wahana wisata Sea World akan kembali beroperasi dalam waktu dekat dengan PJAA sebagai operator tunggal. PJAA memperkirakan akan memperoleh pendapatan tambahan sekitar Rp 20 Miliar atau berkontribusi sekitar 7% dari target pendapatan PJAA.

Β 

PLIN – Proyek Alterra Residences

PT Plaza Indonesia Realty (PLIN) akan membangun apartemen seluas 1.8 Hektar di Ciputat, Tangerang Selatan dengan nilai investasi mencapai Rp 1.2 Triliun. Pembangunan apartemen Alterra Residences bekerjasama dengan IDE Land Development. Rencananya ground breaking Alterra Residences akan dimulai pada Mei 2015 dan PLIN menargetkan pembangunan tahap pertama selesai pada akhir 2017. Proyek Alterra Residences terdiri dari lima menara dan ditargetkan selesai pada 2019. Sumber pendanaan proyek tersebut berasal dari kas internal, pinjaman pihak ketiga dan hasil pra penjualan.

Β 

PWON – Marketing sales

PT Pakuwon Jati (PWON) membukukan marketing sales sebesar Rp 506 Miliar pada Januari lalu, sekitar 14.9% dari target pencapaian Rp 3.4 Triliun tahun ini. Tahun lalu marketing sales PWON tercatat sebesar Rp 3.1 Triliun. Landed house memberi kontribusi sekitar 69% dari marketing sales bulan lalu dan sisanya didukung oleh segmen high rise. Bulan lalu PWON meluncurkan Grand Pakuwon Township di Surabaya dimana pada hari pertama peluncuran penjualan mencapai Rp 300 Miliar. Penjualan tahun ini berasal dari pengembangan proyek Tunjungan Plaza 5, Β Tunjungan Plaza 6, perluasan Supermal, dan perumahan Grand Pakuwon. Pembangunan Tunjungan Plaza 5 sudah Β dimulai sejak tahun 2013, terdiri dari kondominium The Peak, pusat perbelanjaan, gedung perkantoran Pakuwon Tower, dan Hotel Four Points. Proyek tersebut ditargetkan selesai pada Oktober 2015 dengan soft opening pusat perbelanjaan ditargetkan pada 1H 2015. Proyek Tunjungan Plaza 6 tengah berjalan, terdiri dari kondominium One Icon dan gedung perkantoran, dan ditargetkan selesai pada tahun 2016. PWON mengalokasikan dana belanja modal Rp 2.5 Triliun untuk mendukung beberapa proyek tahun ini.

Β 

UNTR – Rencana akuisisi SJR

Anak perusahaan PT United Tractors (UNTR), PT Pamapersada Nusantara (Pama), telah menandatangani surat perjanjian bersyarat terkait rencana akuisisi 75.5% saham PT Sumbawa Jutaraya (SJR) senilai total US$ 2.57 Juta. Sebanyak 70% saham SJR dibeli dari PT United Gold Resources Pte. Ltd. dan 5.5% sisanya dari PT Sumbawa Mas Persada (SMP). Berdasarkan nilai akuisisi, maka transaksi tersebut tidak termasuk transaksi material. Manajemen juga memastikan transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi maupun benturan kepentingan.

Β 

WSKT – Kinerja FY 2014

PT Waskita Karya (WSKT) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 36.3%Yoy menjadi Rp 501.2 Miliar tahun lalu Vs Rp 366.6 Miliar pada 2013 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan usaha sebesar 6.2%Yoy menjadi 10.28 Triliun tahun lalu. Laba operasi tercatat naik 32.9%Yoy menjadi Rp 939.3 Miliar pada 2014.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads