Sucorinvest: IHSG Berfluktuasi Melemah

Sucorinvest: IHSG Berfluktuasi Melemah

- detikFinance
Kamis, 12 Mar 2015 08:12 WIB
Jakarta - Dalam masa kepemimpinan Jokowi, swasembada pangan masih menjadi salah satu target pemerintahan yang harus dicapai. Walaupun berhasil mencapai produksi jagung sebesar 19,3 juta ton, pemerintah masih harus mengimpor jagung sebesar 3 juta ton untuk memenuhi kebutuhan jagung nasional, di 2014.

Namun pemerintah optimistis, Indonesia bisa mencapai swasembada jagung dalam waktu 3 tahun.

Stabilnya ketersediaan jagung merupakan faktor penting dari industri pakan ternak. Dengan penggunaan bahan baku lokal akan mengurangi risiko fluktuasi dari marjin keuntungan. Kami menilai, jika swasembada jagung berhasil tercapai, maka perusahaan pakan ternak akan sangat diuntungkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup -0,79% atau +43 poin ke 5.420. Total nilai perdagangan saham pada penutupan sebelumnya sebanyak Rp 7,39 triliun dengan nilai Rp 6,34 triliun pada pasar reguler. Foreign nett sell pada perdagangan sebelumnya sebesar Rp 1,01 triliun.

Hari ini, kami perkirakan IHSG akan bergerak berfluktuasi melemah di kisaran 5.388-5.437, dengan pertimbangan RSI melemah dengan Stochastic menurun, MACD menurun, momentum menurun, st mov avg : bearish/consolidation dengan William %R, MFI dan ROC menurun, dan pelemahan harga kemarin diikuti dengan peningkatan volume.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads