Masih adanya tekanan jual investor asing juga berpotensi membayangi potensi penguatan. Kami memperkirakan IHSG bergerak mendatar hari ini dengan kecenderungan positif seiring langkah investor yang menunggu hasil RDG atas BI Rate sore nanti.
ACST β Kinerja FY 2014
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BMRI β Rasio dividen 25%
PT Bank Mandiri (BMRI) menyetujui pembayaran dividen sebesar 25% dari toatl laba bersih 2014 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 16 Maret. BMRI akan mengucurkan dividen sebesar Rp 4.96 Triliun dari total laba tahun lalu Rp 19.9 Triliun. Rasio dividen menurun dari realisasi pembayaran dividen tahun 2013 sebesar 30% dari laba bersih. Dengan rasio pembayaran dividen 25% hasil laba bersih tahun lalu, maka manajemen BMRI memperkirakan CAR masih pada level 16.5%. Akhir tahun lalu, posisi CAR BMRI berada pada level 16.6%.
BSDE β Kinerja FY 2014
PT Bumi Serpong Damai (BSDE) membukukan kenaikan laba bersih laba bersih sebesar 42% menjadi Rp 3.82 Triliun Vs Rp 2.69 Triliun pada 2013 lalu namun pendapatan usaha mengalami penurunan sebesar 3% Yoy menjadi Rp 5.57 Triliun pada tahun lalu. BSDE membukukan penurunan laba operasi sebesar 10% Yoy menjadi Rp 2.63 Triliun tahun lalu.
PTPP β Kontrak baru
PT PP (PTPP) meraih kontrak baru senilai Rp 1.13 Triliun hingga Februari tahun ini. Sepanjang 2015, PTPP menargetkan kontrak baru sebesar Rp 27.5 Triliun. PTPP menargetkan proyek pemerintah berkontribusi 60% dari kontrak baru dari posisi sebelumnya berkisar 40%. PTPP diperkirakan akan lebih banyak meraih proyek pelabuhan seiring program pemerintah membangun 24 pelabuhan baru.
WIKA β Kinerja FY 2014
PT Wijaya Karya (WIKA) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 8% Yoy menjadi Rp 615.18 Miliar tahun lalu Vs Rp 569.93 Miliar pada 2013 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan usaha sebesar 5% Yoy menjadi Rp 12.46 Triliun tahun lalu. Laba operasi tercatat naik 15% menjadi Rp 1.4 Triliun pada 2014.
(hds/hds)











































