Di samping itu, kinerja laporan keuangan beberapa emiten yang rilis berada di bawah ekspektasi akibat melambatnya perekonomian. Seluruh sektor mengalami pelemahan signifikan, dengan sektor agrikultur memimpin pelemahan sebesar 6,11%. Investor asing mencatatkan net sell Rp 2,2 triliun.
Sementara itu, indeks di bursa Wall Street pada perdagangan awal pekan ini ditutup mengalami koreksi, di mana Indeks Dow Jones turun 0,23% ke level 18.037,97, Indeks S&P mengalami pelemahan 0,41% menjadi 2.108,92 serta Indeks Nasdaq melemah 0,63% menjadi 5.060,25. Pelemahan pada bursa saham Wall Street seiring dengan rilisnya data ekonomi dari sektor jasa AS yakni markit services PMI yang mengalami perlambatan menjadi 57,8 dari sebelumnya 59,2 yang memberikan tekanan bagi pergerakan bursa saham AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(dnl/dnl)











































