OSO Securities: Meski Ada Tekanan Jual, IHSG Berpotensi Rebound

OSO Securities: Meski Ada Tekanan Jual, IHSG Berpotensi Rebound

- detikFinance
Kamis, 30 Apr 2015 08:40 WIB
Jakarta - Pada perdagangan kemarin (29/4), IHSG kembali mengalami pelemahan signifikan. Panic selling yang terjadi pada bursa saham domestik, seiring dengan investor asing yang telah mencatatkan net sell sebesar Rp 6,94 triliun dalam enam hari terakhir. Investor asing melihat belum maksimalnya belanja infrastruktur Pemerintah menjadi faktor penting perlambatan ekonomi nasional.

Investor melakukan antisipasi terhadap data pertumbuhan ekonomi yang akan rilis pada pekan depan. Seluruh sektor mengalami pelemahan signifikan dengan sektor barang konsumsi yang memimpin pelemahan sebesar 3,79%.

Sementara itu, indeks di bursa Wall Street pada perdagangan semalam ditutup melemah, di mana Indeks Dow Jones turun 0,41% ke level 18.035,53, Indeks S&P mengalami pelemahan 0,37% menjadi 2.106,85 serta Indeks Nasdaq melemah 0,63% menjadi 5.023,64. Pelemahan seiring dengan rilisnya data pending home sales yang mengalami penurunan pertumbuhan dari 3,6% menjadi 1,1%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di samping itu, investor mencermati pernyataan The Fed yang memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga acuan masih terbuka peluang dalam beberapa bulan mendatang, meskipun belum dapat dipastikan kapan waktunya.

Walaupun tekanan jual pada bursa saham Indonesia, namun hari ini kami perkirakan IHSG berpotensi rebound. Investor mulai mengakumulasi saham-saham yang turun signifikan. Secara teknikal, IHSG membentuk candle menyerupai hanging man diikuti dengan selling volume yang meningkat. Indikator MACD dan indikator stochastic oscillator berada pada area oversold. Kami perkirakan IHSG akan berada pada kisaran support 5.020 dan resistance 5.210.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads