OSO Securities: IHSG Variatif dengan Kecenderungan Melemah

OSO Securities: IHSG Variatif dengan Kecenderungan Melemah

- detikFinance
Selasa, 12 Mei 2015 08:33 WIB
Jakarta - Pada perdagangan awal pekan (11/05), IHSG ditutup mengalami pelemahan. IHSG turun sebesar 0,19% di level 5.172,48. Pada perdagangan sesi pertama di awal pekan, IHSG sempat menyentuh intraday tertinggi di atas level 5.200, seiring dengan sentiment positif dari China yang memangkas tingkat suku bunga untuk mengantisipasi perlambatan ekonomi.

Namun demikian, investor lebih memilih melakukan aksi profit taking untuk merealisasikan keuntungan, setelah IHSG menembus level psikologis 5,200. Tercatat investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 66 miliar. Hampir seluruh sektor mengalami pelemahan, penguatan hanya pada sektor pertambangan dan industri dasar yang masing-masing menguat 1,81% dan 0,44%.

Sementara itu, indeks di bursa Wall Street pada perdagangan semalam ditutup mengalami pelemahan, di mana Indeks Dow Jones turun 0,47% ke level 18.105,17, Indeks S&P mengalami pelemahan 0,51% menjadi 2.105,33 serta Indeks Nasdaq melemah 0,20% menjadi 4.993,57. Pelemahan pada bursa saham Wall Street seiring dengan rilisnya data indeks kondisi pasar tenaga kerja yang melemah menjadi -1,9 dari sebelumnya -0,3. Selain itu, penurunan juga terjadi pada bursa saham daratan Eropa. Investor Global mencermati penurunan yiled obligasi di pasar obligasi negara Eropa dan kekuatiran akan kemampuan Yunani dalam membayar utang kepada IMF sebesar 750 juta euro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada hari ini kami perkirakan IHSG bergerak variatif dengan kecenderungan melemah. Secara teknikal, IHSG membentuk candle bearish belt hold. Indikator MACD berpotensi membentuk golden corss dengan histogram negatif memendek dan indikator stochastic oscillator bergerak mendatar. Kami perkirakan IHSG akan berada pada kisaran support 5.125 dan resistance 5.200.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads