Dari beberapa indikator seperti RSI menunjukan, IHSG berada di posisi netral, dan MACD berada di area negatif. Kami estimasi pergerakan IHSG untuk minggu ini cenderung bervariasi (mixed).
Jika IHSG gagal melewati garis fibonacci retracement 61,8%, yaitu di kisaran 5.330-5.350, dalam beberapa hari ke depan kami estimasi IHSG akan terkoreksi ke kisaran 5.150-5.200. Di mana penurunan ini mempunyai probabilitas yang cukup besar.
Rupiah bergerak pada kisaran Rp 13.110-Rp 13.167/US$, dan ditutup pada level Rp 13.158/US$. Sedangkan Crude Oil (WTI) ditutup pada posisi US$ 59,72/bbl.
(Wahyu Daniel/Wahyu Daniel)











































