Penjualan bersih asing kemarin mencapai Rp 1 triliun. Pemodal asing secara konsisten mencatatkan penjualan bersih sejak perdagangan Maret lalu. Keluarnya dana asing dari pasar saham sudah terlihat sejak perdagangan Maret lalu yang mencatatkan penjualan bersih Rp5,4 triliun dan terus berlanjut hingga kemarin sehingga secara akumulasi mencapai Rp20,38 triliun. Keluarnya dana global dari aset beresiko merupakan fenomena global market mengantisipasi kenaikan tingkat bunga The Fed. Sementara Wall Street tadi malam bergerak bervariasi. Indeks DJIA tutup relatif flat di 17764,04 atau hanya melemah tipis 2,5 poin. Sedangkan indeks S&P tutup flat di 2080,15. Pergerakan Wall Street tadi malam dipicu pergerakan yield obligasi AS dan pembahasan utang Yunani. Harga minyak mentah yang naik hingga 3% di USD60,62/barel sempat menggerakkan harga saham sektor energi.
Melanjutkan perdagangan pada pertengahan pekan ini, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi berpeluang rebound setelah sejumlah saham unggulan berada di area oversold sehingga memicu aksi beli balik. Pergerakan rupiah atas dolar AS berpotensi mengalami rebound turut mempengaruhi pergerakan IHSG. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 4850 dan resisten di 4970. Saham berbasiskan komoditas berpeluang menguat kembali menyusul kenaikan harga minyak mentah di AS tadi malam.
(ang/ang)










































