First Asia Capital: IHSG Berpeluang <i>Rebound</i>

First Asia Capital: IHSG Berpeluang <i>Rebound</i>

First Asia Capital - detikFinance
Rabu, 10 Jun 2015 08:51 WIB
First Asia Capital: IHSG Berpeluang Rebound
Jakarta - Aksi lepas saham masih berlangsung di perdagangan saham kemarin. IHSG sempat koreksi 156,68 poin pada penutupan sesi pertama, namun akhirnya tutup di 4899,882 atau koreksi 115,11 poin (2,3%). Posisi penutupan IHSG tersebut terendah sejak perdagangan 3 Juli 2014 lalu. Bila dibandingkan dengan penutupan tertinggi tahun ini di 5523,29 (7/4), IHSG telah terkoreksi 11,3%. Sepanjang tahun ini hingga kemarin IHSG terkoreksi 6,3% (YTD). Pelaku pasar menghindari aset beresiko mengantisipasi kenaikan tingkat bunga the Fed dan memburuknya perkembangan ekonomi domestik akibat dampak pelemahan rupiah atas dolar AS yang kemarin berada di Rp13362 (kurs Jisdor) dan meningkatnya tekanan inflasi ke depan.

Penjualan bersih asing kemarin mencapai Rp 1 triliun. Pemodal asing secara konsisten mencatatkan penjualan bersih sejak perdagangan Maret lalu. Keluarnya dana asing dari pasar saham sudah terlihat sejak perdagangan Maret lalu yang mencatatkan penjualan bersih Rp5,4 triliun dan terus berlanjut hingga kemarin sehingga secara akumulasi mencapai Rp20,38 triliun. Keluarnya dana global dari aset beresiko merupakan fenomena global market mengantisipasi kenaikan tingkat bunga The Fed. Sementara Wall Street tadi malam bergerak bervariasi. Indeks DJIA tutup relatif flat di 17764,04 atau hanya melemah tipis 2,5 poin. Sedangkan indeks S&P tutup flat di 2080,15. Pergerakan Wall Street tadi malam dipicu pergerakan yield obligasi AS dan pembahasan utang Yunani. Harga minyak mentah yang naik hingga 3% di USD60,62/barel sempat menggerakkan harga saham sektor energi.

Melanjutkan perdagangan pada pertengahan pekan ini, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi berpeluang rebound setelah sejumlah saham unggulan berada di area oversold sehingga memicu aksi beli balik. Pergerakan rupiah atas dolar AS berpotensi mengalami rebound turut mempengaruhi pergerakan IHSG. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 4850 dan resisten di 4970. Saham berbasiskan komoditas berpeluang menguat kembali menyusul kenaikan harga minyak mentah di AS tadi malam.

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads